29 April 2011

Menghapus DNS Cache Menggunakan Flush DNS

BlogStation.co.cc - Untuk mempercepat dalam mengakses sebuah situs biasanya operating system yang biasa kita gunakan baik itu windows, linux, Mac dan sebagainya menggunakan sebuah sistem atau metode yang disebut DNS Cache. 

DNS Cache maksudnya adalah ketika kita mengakses sebuah situs di internet maka secara otomatis, operating system yang kita gunakan akan menyimpan beberapa informasi mengenai situs tersebut. 

Sehingga apabila kita mengakses situs tersebut kembali, maka akses time yang dibutuhkan menjadi lebih cepat karena ada cache yang diambil oleh dns cache tadi. 

Yang menjadi masalah adalah, bila ternyata cache yang disimpan oleh dns cache tersebut adalah cache yang negatif. Misal, situs yang kita tuju melakukan perpindahan DNS atau IP dan cache yang tersimpan masih merupakan data yang lama, maka dampaknya situs tersebut tidak dapat diakses oleh kita. Sebenarnya, bila kita tunggu TTL dari cache tersebut habis nantinya situs tersebut akan dapat kita akses kembali, tetapi bila ternyata butuh waktu yang sangat lama tentu hal tersebut akan sangat membosankan.

Untuk mempercepat proses tersebut maka kita perlu melakukan flush DNS. Seperti namanya flush DNS adalah membuang cache dns yang tersimpan di dalam Operating System dan menggantinya dengan yang baru bersamaan dengan kita browsing situs tersebut (mengambil ulang cache yang baru).

Caranya sangat mudah, untuk anda pengguna windows anda hanya perlu membuka command prompt. ( start > run > ketik cmd ) kemudian ketikkan perintah ipconfig /flushdns.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah:

 

Selesai. Hanya seperti itu saja, dan DNS Resolver cache akan memulai mengumpulan cache yang baru bersamaan dengan browsing situs internet yang kita lakukan. (yes)

1 comments:

Jasa Seo said...

ternyata mudah sekali ya

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons